KEJAR SEO KEJAR SEO KEJAR SEO KEJAR SEO KEJAR SEO KEJAR SEO KEJAR SEO KEJAR SEO KEJAR SEO KEJAR KEJAR SEO KEJAR SEO KEJAR SEO KEJAR SEO KEJAR SEO KEJAR SEO KEJAR SEO KEJAR SEO KEJAR SEO

Minggu, 25 Desember 2011

Alasan Memilih Sistem Operasi Android

Awalnya, saya memiliki telepon pintar (smartphone) bersistem operasi Windows Mobile (WM). Saat itu pilihan jatuh kepada Sony Ericsson Xperia X1. Kemudian zaman pun berubah, sehingga “memaksa” saya membeli perangkat BlackBerry. Saat itu pilihan pun jatuh pada BlackBerry Bold 9700 a.k.a Onyx. Dan akhirnya, mata dan pikiran saya pun terbuka akan suatu sistem operasi yang menurut saya paling sempurna untuk kondisi saya saat itu, maka saya memutuskan untuk hijrah (pindah) dari BlackBerry ke Android.

Apa itu android?

android

Android adalah sistem operasi untuk telepon seluler yang berbasis Linux. Sistem operasi Android dimiliki oleh Google Inc selaku perusahaan raksasa. Bersama dengan sekitar 34 perusahaan peranti keras, peranti lunak, dan telekomunikasi seperti HTC, Intel, Motorola, Qualcomm, T-Mobile, dan Nvidia.

Google Inc akhirnya membentuk Open Handset Alliance, yang tujuannya mengembangkan sistem operasi Android, hingga ia menjadi salah satu sistem operasi paling populer saat ini mengalahkan iOS, Windows Phone, dan BlackBerry.

Alasan memilih smartphone Android

Banyak alasan yang mendorong saya pindah dari BlackBerry ke Android, salah satunya adalah ketidakbecusan RIM (produsen BlackBerry) dalam membuat perangkat yang saya butuhkan saat itu.

Mungkin ada baiknya saya jelaskan satu persatu alasan paling tepat dan masuk akal, mengapa sistem operasi Android lebih baik daripada sistem operasi yang lain. Berikut adalah penjabarannya.

Sony Ericsson Xperia X1 BlackBerry Bold 9700

  1. Saya butuh aktifitas online dan mobile sepanjang waktu

    Salah satu kelebihan ponsel android yang paling mencolok adalah, ia dibuat untuk menunjang aktifitas di internet. Ya, saya bisa katakan, ponsel android memang diciptakan untuk anda hidup di dunia maya (internet). Bila anda membeli ponsel android namun tidak memanfaatkannya untuk internetan, maka anda benar-benar menghamburkan uang hanya untuk sebuah gadget, tanpa anda ambil manfaat terbesarnya.

    Karena saat itu aktifitas saya lebih banyak di luar (di lapangan, meeting, atau kunjungan kerja), maka saya membutuhkan perangkat yang mudah dibawa kemana-mana. Tentu sangat merepotkan bila hanya untuk mengecek email saja saya harus membuka laptop di jalan.

    Aktifitas online saya sangat tinggi, baik aktifitas kirim/terima email, membaca berita, jejaring sosial, maupun aktifitas ngeblog. Meski ponsel lain seperti iPhone, BlackBerry dan WM bisa melakukan hal yang sama, namun saya lebih merasakan manfaat yang optimal dari ponsel android.

  2. Aplikasi pendukung yang sangat lengkap dan terjangkau

    Android merupakan sistem operasi bersumber terbuka (open source). Tidak heran banyak para pengembang (developer) membuat segala macam aplikasi yang dibutuhkan oleh pengguna. Saking banyaknya para pengembang, tak heran aplikasi yang disediakan di pasar aplikasi (Android market) sudah menembus angka jutaan.

    Tak hanya lengkap, aplikasi yang dibutuhkan pun sangat terjangkau. Saya hampir tidak pernah mengeluarkan uang sepeserpun untuk dapat memiliki aplikasi yang saya butuhkan, karena semuanya tersedia dengan gratis.

  3. Kebebasan yang sesungguhnya

    Android memungkinkan penggunanya untuk mengeksplorasi perangkatnya, sehingga memberikannya kekuasaan penuh. Tidak seperti iPhone atau bahkan BlackBerry yang membatasi hak guna pemakainya, android benar-benar membebaskan penggunanya untuk memodifikasi sistem operasinya.

  4. Tak ingin terbawa arus latah

    Agaknya sudah menjadi tradisi kebanyakan orang Indonesia yang suka mengikuti kebanyakan orang. Saya melihat kebanyakan orang yang menggunakan gadget, hanya terpengaruh atau ikut-ikutan orang lain. Saat itu, saya memutuskan untuk berpindah ke Android di saat orang-orang sedang mabuk iPhone dan BlackBerry. Ya, saya tidak mau mengikuti tren latah mereka.

  5. RIM dan ketidakbecusannya

    RIM (Research in Motion), sebagai produsen BlackBerry telah banyak mengecewakan saya. Rasa-rasanya, BlackBerry adalah kegagalan terbesar saya ketika memilih perangkat telepon pintar.

    Mohon maaf, saya tidak bermaksud mengecilkan pengguna BlackBerry. Opini yang saya tulis saat ini murni pendapat subyektif mengenai ketidaksukaan saya menggunakan layanan BlackBerry. Di kesempatan lain, mungkin akan saya jelaskan alasan mengapa saya tidak menyukainya.

Sony Ericsson Xperia Arc

Yeah, terlepas dari banyak kelebihan yang dimilikinya, Android juga memiliki kekurangan. Menurut saya, setiap pengguna harus dapat menentukan sendiri perangkat yang terbaik bagi kebutuhannya, baik itu Android, iPhone, BlackBerry, Symbian, atau bahkan ponsel jadul lainnya.

bisnis paling gratis

*